Generasi Muda Harus Lestarikan Tenun Cual

Kamis, 26 Oktober 2017 - Kategori Berita - Dibaca 46 kali

Generasi Muda Harus Lestarikan Tenun Cual

PANGKALPINANG - Museum Cual Ishadi Bangka Belitung merupakan museum edukasi yang diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat umum maupun juga khususnya bagi para pelajar untuk belajar proses menenun cual. Demikian hal ini disampaikan oleh owner Museum Cual Ishadi Bangka Belitung, Hj.Isnawati Hadi kepada BabelPos, kemarin. Seperti yang dilakukan oleh Museum Cual Ishadi Babel yang bekerjasama dengan salah satu SMA Negeri di Sungaliat belum lama ini. Dimana para pelajar bisa belajar langsung proses menenun di Museum Cual Ishadi Babel yang beralamat di Jl.Ahmad Yani Dalam Pangkalpinang. Diharapkan melalui kerjasama ini pun akan terus berlanjut ke depan yakni menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler bagi para siswa. "Sangat bagus ya jika ada generasi muda yang ingin belajar menenun cual, karena generasi muda inilah yang akan meneruskan sehingga cual ini tetap lestari. Karena mengingat pengerajin yang ada sekarang ini sudah tua-tua yakni antara umur 60 tahun ke atas," sebutnya. Ishadi berharap juga bisa ikut membantu memberikan pelatihan bagi masyarakat umum yang dibiayai dan difasilitasi melalui CSR BUMN dan lain sebagainya. Dimana pelatihan bisa dilakukan di Museum Cual Ishadi Babel atau bahkan kantor kecamatan dan lainnya. Namun pelatihan semacam ini tidak bisa hanya dilakukan sekali atau proses kilat hanya 1 minggu, namun justru harus berkelanjutan minimal 1- 2 bulan. "Tenaga pengerajin tenun cual Babel sekarang ini makin langka, karena memang tenun cual ini prosesnya pembuatannya agak susah dan sangat-sangat memerlukan ketelitian, apalagi kalau motifnya unik. Sehingga mungkin inilah yang menyebabkan orang-orang atau generasi enggan berlatih. Oleh karena itu generasi ke depan diharapkan akan semakin banyak yang bisa meneruskan tradisi menenun cual ini. Sehingga hasil akan bisa positif yakni bisa membuka lapangan pekerjaan, sumber ekonomi tetapi tetap bisa sembari mengerkan tugas utama bagi keluarga di rumah," sebutnya.

Dijelaskan oleh Ishadi bahwa tenun cual bentuknya adalah songket, sedangkan batik cual lebih kepada proses pembantikan yang mengambil motif dari kain cual kuno. Sebab tanpa adanya kain kuno maka akan sulit menentukan pakemnya cual yang merupakan bagian dari budaya khas Bangka Belitung. Dengan mengambil motif dari kain cual kuno tersebut, sehingga akan jelas bahwa kita tidak membohongi publik, namun memang motif yang diambil berdasarkan heritage Babel sebagaimana yang ada di kain cual kuno, dan kemudian baru lah dapat dituangkan di proses pembatikan. "Tenun cual memang di proses hand made atau menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), sehingga bentuknya adalah kain songket dengan ciri khas salah satunya adalah mengunakan benang emas. Oleh karena itu lah untuk tenun cual ini harganya terbilang masih mahal, sebab prosesnya lama. Namun agar cual bisa tetap di jangkau masyarakat luas dengan harga yang lebih murah, maka dibuatlah pembantikan dengan motif seperti cual kuno. Ada juga yang print yang harganya pun juga lebih murah, dengan semua ini kita berharap semua lapisan masyarakat bisa mengenakannya dan cual pun makin lebih dikenal luas oleh masyarakat hingga nasional dan internasional, bahwa Babel memiliki salah satu produk khasnya yaitu kain cual," jelas Ishadi lagi.

Baca Juga Di babelpos.co

Berikan komentar

Anda memberi komentar sebagai pengunjung.

Captcha Image

Pusat Informasi Wisata Kota Pangkalpinang

PUSAT INFORMASI WISATA & GALERI SENI

  • Gedung Bubung Tiga, Jalan Rasakunda, Kelurahan Sriwijaya, 

          Kecamatan Girimaya,Kota Pangkalpinang, Propinsi Kepulauan

          Bangka Belitung Indonesia

  • Telepon : +62 (0717) 437323, 439175
  • Faks: +62 (0717) 439175
  • E-mail:

PUSAT INFORMASI WISATA PANTAI PASIR PADI

  • Jalan Raya Pasir Padi, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan,
    Kota Pangkalpinang, Propinsi Kepulauan Bangka Belitung
    Indonesia

PUSAT INFORMASI  WISATA BANDARA DEPATI AMIR

  • Ruang Kedatangan Bandara Depati Amir Angkasa Pura II

          Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Indonesia

PUSAT INFORMASI  WISATA DAN TOURISM BOARD
  • Ruko Pemkot Pangkalpinang, Jalan Soekarno-Hatta Kel. Bukit Besar

          Kecamatan Girimaya Kota Pangkalpinang     

 PUSAT INFORMASI  WISATA & GALERI DEKRANASDA
  • Kawasan Civic Centre, Jalan Merdeka Pangkalpinang

Peta Pangkalpinang

frontpage-map

Tautan Resmi

NANvJB_N1jVUNq82czkP9kpWTiPLv6IexbmDZvTQtVo