Rumah Residen

Rumah Residen Pangkalpinang atau dalam nama lainnya adalah Residentshuis Te Pangkalpinang Op BangkaBangunan rumah Residen terletak pada kawasan civic centre Pangkalpinang, berada pada 02º07’14” LS-106º06’46” BT (48 M 0624805 mU- 9765577 mT). Masyarakat Bangka menyebutnya sebagai rumah besar karena bangunannya besar dengan 10 pilar pada teras yang menghadap ke arah Selatan, dengan bentuk atap limasan.

Bangunan bergaya arsitektur Eropa, ditandai dengan banyaknya pilar, pintu utama tinggi dan besar menghadap ke arah alun-alun Selatan dan alun-alun Utara serta dilengkapi jendela dan lubang ngerancang berjumlah banyak sebagai media sirkulasi udara. Bangunan rumah terdiri atas bangunan inti dan paviliun pada sisi Timurnya. Di halaman depan rumah terdapat dua meriam kuno berangka tahun 1840 Masehi dan pada dudukannya berangka tahun 1857 Masehi serta tulisan AGW. Bangunan, awalnya ditempati oleh administratur pemerintahan sipil distrik atau onder afdelinggen yang dikepalai oleh controlleur Pangkalpinang, karena setelah ditandatangani traktat London pada tanggal 13 Agustus 1814 Masehi dan setelah serah terima daerah kekuasaan antara M.H. Court sebagai perwakilan kerajaan Inggris dengan K. Heynes sebagai perwakilan kerajaan Belanda di Muntok pada tanggal 10 Desember 1816 Masehi, Pangkalpinang dijadikan sebagai satu distrik utama di pulau Bangka. Controlleur terakhir yang menempati rumah adalah R.J. Koppenol. Rumah mulai ditempati residen pada tanggal 3 September 1913, ketika Pangkalpinang dijadikan ibukota keresidenan dan residen pertama menempati rumah ini adalah A.J.N. Engelenberg (masa pemerintahan 1913-1918 Masehi), selanjutnya secara berurutan residen yang menempati rumah residen hingga masa kemerdekaan adalah; Doornik W, Fraser JJ, JE. Edie, Haze Winkelman WD, Hooyer DG, Starhamer HM, Mann CJ, dan P. Brouwer yang memerintah sampai masa pendudukan Jepang. Pada masa Jepang rumah ditempati oleh syu cho kan, kemudian setelah kemerdekaan, residen yang memerintah di Pangkalpinang yaitu Masjarif Datuk Bendaharolelo dan R.Soemarjo.

Saat ini rumah Residen menjadi Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang dan merupakan Cagar Budaya Kota Pangkalpinang (Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.13/PW.007/MKP/2010, tanggal 8 Januari 2010) dan dilindungi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Keterangan

Ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya melalui penetapan No. PM.13/PW.007/MKP/2010

Galeri

  • rumah-residen-01
  • rumah-residen-02
  • rumah-residen-03
  • rumah-residen-04
  • rumah-residen-05

Pusat Informasi Wisata Kota Pangkalpinang

PUSAT INFORMASI WISATA & GALERI SENI

  • Gedung Bubung Tiga, Jalan Rasakunda, Kelurahan Sriwijaya, 

          Kecamatan Girimaya,Kota Pangkalpinang, Propinsi Kepulauan

          Bangka Belitung Indonesia

  • Telepon : +62 (0717) 437323, 439175
  • Faks: +62 (0717) 439175
  • E-mail:

PUSAT INFORMASI WISATA PANTAI PASIR PADI

  • Jalan Raya Pasir Padi, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan,
    Kota Pangkalpinang, Propinsi Kepulauan Bangka Belitung
    Indonesia

PUSAT INFORMASI  WISATA BANDARA DEPATI AMIR

  • Ruang Kedatangan Bandara Depati Amir Angkasa Pura II

          Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Indonesia

PUSAT INFORMASI  WISATA DAN TOURISM BOARD
  • Ruko Pemkot Pangkalpinang, Jalan Soekarno-Hatta Kel. Bukit Besar

          Kecamatan Girimaya Kota Pangkalpinang     

 PUSAT INFORMASI  WISATA & GALERI DEKRANASDA
  • Kawasan Civic Centre, Jalan Merdeka Pangkalpinang

Peta Pangkalpinang

frontpage-map

Tautan Resmi

NANvJB_N1jVUNq82czkP9kpWTiPLv6IexbmDZvTQtVo